BPN - Bimbingan Pra Nikah 6th Session. 17th Februari 2009
Yayyyy!!! Welcome back at Blog Friendster…
Finally, welcome for the last session for Bimbingan Pranikah. Kali ini BPN dibimbing oleh Pendeta muda Yudhi yang nge-baptis aku and hubby.
Pembahasan terakhir BPN ini membahas tentang mendidik anak dan Mezbah keluarga dan tertanam dalam Gereja Lokal. ( dalem keliatan nya ya bahasannya..) J
Yuu.. kita bahas sedikit……
MODUL VI
MENDIDIK ANAK
Tujuan :
1. Untuk memberikan pengertian kepada setiap orang tua yang memiliki anak, bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab utama orang tua.
” didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketentraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu ” ( amsal 29:17)
ANAK ADALAH WARISAN PUSAKA
Berdasarkan Mazmur 112 : 1-3, untuk mendidik anak dan membesarkannya sehingga menjadi anak yang perkasa dibutuhkan keluarga yang :
1. Dipimpin oleh orang tua (suami sebagai kepala) yang takut akan Tuhan (ayat 1)
2. Menyukai firman Tuhan dan menjadikannya dasar hukum keluarga (ayat 1)
3. Mengutamakan keluarga di atas segala aktifitas lainnya dan mengutamakan petumbuhan anak
4. Rela dan siap dipakai menjadi saluran berkat
ENAM KEBUTUHAN ANAK YANG HARUS DIPENUHI
1. Kebutuhan fisik / jasmani
Anak perlu makanan yang bergizi untuk pertumbuhan badan dan juga perlu menjaga kesehatan dan kebersihan
2. Kebutuhan emosional
a. Anak dapat mengendalikan mengungkapkan perasaannya.
b. Anak dapat menguasai perasaan dan mampu menahan diri
3. Kebutuhan social
Bermain dan berteman sangat dibutuhkan bagi perkembangan jiwa anak. Karena dapat mengasah koordinasi tubuh anak. Bersikap adil, bersosialisasi, tenggang rasa, belajar setia kawan dan belajar sportif.Karena hari ini mengajar mereka menyelesaikan konflik dengan cara yang sehat.
4. Kebutuhan Intelektual
Anak harus dapat mengikuti tuntutan akademik sesuai dengan kemampuannya.
5. Kebutuhan financial
Anak harus mengerti bahwa uang hanya sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Anak harus diajar melakukan 3 hal yaitu : memberi (perpuluhan, persembahan,dll), menabung dan memakai uang dengan benar.
6. Kebutuhan spiritual
Anak dapat berelasi dengan Tuhan secara bebas dan apa adanya. Akhirnya anak sendiri mengerti apa yang menjadi tujuan Allah menciptakannya dan apa yang merupakan tujuan hidupnya.
PRINSIP MENDIDIK ANAK
1. Mengerti kedudukan anak dihadapan Tuhan
2. Memelihara kesehatian orangtua
3. Menetapkan sasaran pendidikan
4. Menjaga kasih dan keadilan
TUJUAN MENDIDIK ANAK
1. Agar anak memiliki pemahaman mana yang benar dan mana yang tidak berdasarkan Alkitab.
2. Agar anak dapat menemukan dan mengembangkan karunia / potensi yang telah Tuhan berikan kepadanya secara maksimal
3. Agar anak dapat hidup dalam rencana Allah sepanjang kehidupannya.
METODE MENDIDIK ANAK
A. Keteladanan
B. DIlakukan secara berulang - ulang
C. Gunakan setiap kesempatan
D. Lakukan pengajaran dan peringatan secara konsisten
E. Didik dalam kasih dan disiplin sesuai dengan ajaran Tuhan
F. Jadilah guru bagi anak-anakmu
G. Miliki kedekatan dengan anakmu
TAHAP PERKEMBANGAN ANAK
1. Masa pralahir
Merupakan masa yang berlangsung sejak vertilisasi (pembuahan) sampai anak lahir. Masa ini cukup penting karena pada saat inilah terbentuknya potensi potensi manusia, potensi mana berpengaruh pada perkembangan selanjutnya. Beberapa hal penting pada masa pralahir yang mempengaruhi perkembangan seseorang antara lain ialah :
1.1 Gizi
1.2 Perangsangan
1.3 Emosi Ibu
1.4 Penyakit
1.5 Usia Ibu
2. Masa Bayi
Masa ini adalah sejak bayi lahir sampai berusia 2 tahun. Beberapa cirri merupakan manifestasi dari adanya proses perkembangan pada bayi :
2.1 Adanya perkembangan fisik Nampak dari makin bertambahnya ukuran panjang dan berat badan bayi
2.2 Perkembangan motorik Nampak dari adanya respon bayi terhadap rangsang berupa gerakan seluruh tubuh dan reflex-refleks. Ketrampilan motorik terjadi secara bertahap mulai dari mengangkat kepala, dada,telungkup,merangkak, duduk, berdiri, berjalan dan seterusnya.
2.3 Perkembangan berpikir (kognitif) pada bayi ditandai oleh persyaratan rasa ingin tahu.
2.4 Pada masa ini pula terjadi permulaan dari perkembangan bicara bicara sebagai aspek penting bagi komunikasi dan alat berpikir )
2.5 Perkembangan emosi dan social : mula-mula emosi tenang atau senang dan terangsang timbul sehubungan dengan rangsangan fisik (misalnya bayi kenyang dan merasa nyaman Nampak tubuh mengendor, tidur nyenyak, berceloteh, dan tertawa )
3. Masa anak pra-sekolah
Masa ini disebut juga masa kanak kanak awal, yakni umur 2-6 tahun. Berapa ciri perkembangan pada masa ini adalah :
3.1 Perkembangan motorik : dengan bertambah matangnya perkembangan otak yang mengatur sistem syaraf - otot memungkinkan anak anak usia ini lebih lincah dan aktif bergerak.
3.2 Perkembangan bahasa dan berpikir : sebagai alat komunikasi dan mengerti dunianya, kemampuan berbahasa lisan pada anak dan berkembang karena selain terjadi oleh pematangan dari organ organ bicara dan fungsi berpikir, juga karena lingkungan ikut membantu mengembangkannya.
4. Masa anak sekolah ( 6-12 tahun )
Masa ini disebut juga sebagai usia kelompok, dimana anak mulai mengalihkan perhatian dan hubungan intim dalam keluarga ke kerjasama antar teman dan sikap sikap terhadap kerja atau belajar. Pada masa ini anak mulai menerima otoritas tokoh lain diluar orangtuanya. Anak anak mulai membanding-bandingkan dirinya dengan teman temannya dimana ia mudah sekali dihinggapi ketakutan akan kegagalan dan ejekan teman.
MEZBAH KELUARGA DAN TERTANAM DALAM GEREJA LOKAL.
Tujuan :
1. Memberikan pengertian bahwa mezbah keluarga merupakan hal yang sangat penting untuk membangun keluarga bahagia dan sejahtera
2. Memberikan pengertian bahwa tertanam dam gereja local merupakan syarat untuk mengalami pertumbuhan rohani yang maksimal.
PENGERTIAN
Mezbah keluarga berarti tempat dimana Allah ditinggikan oleh semua anggota keluarga, dimana waktunya telah disepakati secara bersama. Waktu yang terindah adalah pada pagi hari, sepertia yang biasa dilakukan oleh Tuhan Yesus. Mezbah keluarga setidak-tidaknya bersisikan tiga elemen yakni :
Pertama : Puji-pujian atau penyembahan (Praise and Worship)
Kedua : Doa
Ketiga : Pembacaan ALkitab
Siapakah yang harus bertanggung jawab untuk kelangsungan mezbah keluarga ? Ayahlah yang bertanggung jawab dalam hal ini. Allah telah menetapkan ayah selaku kepala rohani dalam rumah tangga. ( Kejadian 18 :19, Keluaran 4 : 4-26)
BERKAT BERKAT DALAM MEZBAH KELUARGA
1. Memiliki gaya hidup yang akat akan Tuhan
2. Mengakui Allah selaku kepala dan mengukuhkan ayah selaku pemimpin rohani dalam rumah tangga
3. Meningkatkan kerukunan, rasa keterikatan dan komunikasi yang baik sesame anggota keluarga sehingga tercipta suasana kasih, sukacita dan damai sjahtera.
4. Menyediakan kesempatan untuk menyelesaikan persoalan persoalan
5. Mendorong anak untuk belajar mengela Allah, berdoa, memuji Tuhan dan akrab dengan kebenaran kebenaran alkitabiah
6. Mendatangkan berkat berkat secara jasmani
7. Menjadi perisai bagi keluarga.
Nah, selesai juga nih BPN nya ampe disini. Sekali seumur idup nih. Dapet pelajaran yang bener bener bagus untuk ngadepin kehidupan baru sama hubby ampe kakek nenek. ( until death do us part ) xixixixixi…
Akhirnya tinggal tunggu konseling tiba….. Terima kasih Tuhan atas bimbingan-Mu disetiap session demi session yang sudah kami lewati. Amen..:)
Tuhan Memberkati….